Kunjungan Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera

 

Minggu, 19 November 2017 merupakan hari yang membahagiakan bagi keluarga besar Padepokan Dhammadipa Ārama karena kedatangan seorang Bhikkhu Senior Indonesia yaitu Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera atau biasa disapa ‘Bhante Jin’.

Beliau merupakan salah satu dari lima Bhikkhu yang pertama kali diupasampada (ditahbiskan) pada tanggal 08 Mei 1970 di Indonesia oleh Somdet Phra Ñāna Saṃvara, yang merupakan Somdet Phra Saṅgharāja Thailand. Tidak hanya keluarga besar Padepokan Dhammadipa Ārama, para umat se-Malang Raya dan Surabaya pun menyambut gembira kedatangan Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera.

Bhante Jinadhammo Mahāthera beserta umat dari Medan (sekitar 50 orang) tiba di Padepokan Dhammadipa Ārama pada pukul 09.00 WIB. Pada pukul 11.00 WIB para Bhikkhu menerima dana makan siang dari umat. Jumlah Bhikkhu yang hadir ada 10 orang, bersama dengan para Samāṇera, Aṭṭhasīlanī, beserta umat Buddha lainnya. Pukul 13.00 WIB dilanjutkan dengan ceramah oleh Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera tentang motivasi menjadi pelajar dalam menjalani kehidupan Pabbajita beserta menjadi umat Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau memberikan ceramah Dhamma dengan memberikan tiga filsafat menjalani kehidupan sebagai umat Buddha yaitu 3T (Tekun, Teori, dan Tekan). Tekun yang dimaksud disini adalah tekun dalam belajar, giat, pandai, selalu berlatih dan terus mengembangkan pengetahuan, baik berupa Dhamma maupun pengetahuan umum. Tekun disini juga erat dengan T yang kedua (teori), maksudnya teori disini adalah perbanyaklah membaca, menelaah informasi, mencari tahu tentang pengetahuan yang sebanyak-banyaknya. Sedangkan T yang ketiga adalah Tekan, yang dimaksud tekan disini adalah tekan pengetahuan berupa teori dan praktik. Jadi, setelah banyak mempelajari tentang pengetahuan Dhamma hendaknya seseorang menekankan dalam praktik. Jadi tidak hanya teori berupa pengetahuan saja namun dibarengi dengan praktik. Dengan menerapkan teori dan praktik tentu hasilnya adalah hasil yang didapatkan yaitu manfaat dari teori dan praktik yang dilakukan.

Setelah selesai memberikan motivasi kepada para Samāṇera, Aṭṭhasīlanī, dan para umat, kemudian dilanjutkan penyerahan cinderamata oleh Y.M. Bhikkhu Khantidharo Mahāthera dan Y.M. Bhikkhu Jayamedho. Pada kesempatan ini Bhante Jayamedho sedikit menambahkan tentang profil Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama para Samāṇera, Aṭṭhasīlanī, dan dilanjutkan para umat. Setelah beberapa waktu kemudian Y.M. Bhikkhu Jinadhammo Mahāthera dan rombongan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Medan. [Santaseno]