Artikel

10 posts

JADWAL PERAYAAN KATHINA 2562/2018 DI VIHâRA-VIHâRA TEMPAT BERVASSA

LAMPIRAN KEPUTUSAN RAPAT SAðGHAKâRAKASABHâ (DEWAN PIMPINAN) II/2018 SAðGHA THERAVâDA INDONESIA Nomor : 01/RAPIM-II/VII/2018 Tentang : BAB IV : Pasal 1 : JADWAL PERAYAAN KATHINA 2562/2018 DI VIHâRA-VIHâRA TEMPAT BERVASSA No.: Nama Vihara: Tempat: Tanggal Perayaan Kathina 2562/2018: 01. Ariya Dipasena Tangerang 26 Oktober 2018 02. Pubba Manggala Arama Pekanbaru 26 […]

SURAT KEPUTUSAN SAðGHAKâRAKASABHâ (DEWAN PIMPINAN) II/2018

KEPUTUSAN SAðGHAKâRAKASABHâ (DEWAN PIMPINAN) II/2018 SAðGHA THERAVâDA INDONESIA NOMOR: 01/RAPIM-II/VII/2018 NAMO TASSA BHAGAVATO ARAHATO SAMMâSAMBUDDHASSA Menimbang : Perlunya penanganan manejerial dan operasional dalam kelembagaan Saïgha Theravàda Indonesia, kehidupan para bhikkhu anggota Saïgha Theravàda Indonesia, dan pembinaan umat Buddha Indonesia oleh Saïgha Theravàda Indonesia, demi terwujudnya pembangunan masyarakat Buddhis yang berlandaskan […]

Baik-Buruknya Perbuatan Seseorang Ditentukan Oleh Diri Sendiri

Oleh  Sāmaṇera Indasīlo “Tañca kammaṁ kataṁ sadhu, Yaṁ katvā nānutappati Yassa patīto sumano, Vipākam paṭisevati“ “Bila suatu perbutan setelah selesai dilakukan tidak membuat seseorang menyesal, maka perbuatan itu adalah baik. Orang itu akan menerima buah perbuatannya dengan hati gembira dan puas” (Dhammapada, syair 68)   Banyak yang mempunyai keinginan bagaiamana […]

Mampukah Kita Mengarahkan Diri Ke Arah Yang Lebih Baik?

  Oleh Sāmaṇera Adhisarano Hirinisedho puriso, Koci lokasmi vijjati Yo niddam apabodheti, Asso bhadro kasamiva. “Dalam dunia ini jarang ditemukan seseorang yang dapat mengendalikan diri dengan memiliki rasa malu untuk berbuat jahat, yang senantiasa waspada, bagaikan seekor kuda yang terlatih dapat menghidari cemeti”. (Dhammapada, syair 143)   Apabila kita dihadapkan […]

Waktunya Untuk Move On

Oleh Aṭṭhasīlani Abhayasaraṇi Atītaṁ Nānvāgameyya, Yadatītam pahīnantaṁ Tak sepatutnya mengenang sesuatu yang telah berlalu, Sesuatu yang telah berlalu adalah hal yang sudah lampau (Bhaddekaratta Sutta, Majjhimanikāya: 131)   Tanpa kita sadari banyak orang sebenarnya hidup di masa lalu, istilah zaman sekarang gagal move on. Kecewa, sedih, dan menderita itulah perasaan […]

Jurus Jitu Memerangi Lobha Terhadap Makanan Membawa Kedamaian

Oleh Sāmaṇera Abhisarano Middhī yadā hoti mahagghaso ca Niddāyitā samparivattasāyī Mahāvarāhova nivāpapuṭṭho Punappunaṁ gabbhamupeti mando Jika seseorang menjadi malas, serakah Rakus akan makanan dan suka merebahkan diri, Sama seperti babi hutan yang berguling-guling ke sana-kemari. Orang yang bodoh ini akan terus menerus dilahirkan (Dhammapada, syair 325)   Siapapun bisa makan […]

Belajar Dhamma Dari Kerendahan Hati

Oleh Aṭṭhasilāni Indāvati Khantī ca sovacassatā etaṁ maṅgalamuttamaṁ “Sabar, mudah dinasehati, itulah berkah utama” (Maṅgala sutta, bait ke-9)   Bumi ini sebagian besar dipenuhi oleh manusia yang memiliki kecerdasan dan tingkat intelektual yang tinggi. Hal itu dibuktikan dari lahirnya ilmuwan-ilmuwan terkenal, para pemimpin yang terkemuka dan masyarakat yang sudah menuju […]

Indahnya sebuah kerukunan

“Pare can a vijjananti,  Maya mettha yamama se,  Ye ca tattha vijananti,  Tato sammanti medhaga” artinya : “Sebagian orang tidak mengetahui bahwa Dalam pertengkaran mereka dapat binasa, Tetapi mereka yang dapat menyadari Kebenaran ini akan segera mengakhiri pertengkaran” (Dhammapada Yamaka Vagga, Syair VI) Manusia dilahirkan tidak untuk menyendiri, tidak untuk […]

Hidup Rukun, Harmonis, dalam Buddha Dhamma

Samaggā sakhilā hotha “Hendaklah saling rukun dan berbaik hati”. [pepatah Buddhis). Manusia sesungguhnya ingin hidup damai dan bahagia. Karena belum menemukan kebahagiaan maka kita akan menemui rintangan-rintangan yang harus dilalui. Ada kalanya manusia akan menemukan persoalan dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan cakupan yang lebih luas lagi. Terkadang, persoalan yang […]