Uposatha Bulan Terang

(Kamis)1/3/2018, pkl.19.00 WIB. Seperti biasa para Mahasiswa STAB Kertarajasa Batu melakukan pujabhakti di Dhammasala Lumbini dalam rangka memperingati hari Uposatha hemanhotu ke–8. Uposatha pada hari ini merupakan penutup pada bulan Hemantotu musim dingin, yang juga dihadiri oleh YM. Bhikkhu Silanando, YM. Bhikkhu Uggaseno, YM. Bhikkhu Sakkadhammo, 33 orang Sāmaṇera, 36 orang Aṭṭhasilanī, 7 orang Upasakha, dan 8 orang Upasikha.
Puja Bhakti seperti biasa diawali dengan pembacaan Namakarapatha, Buddhanusati, Dhammanusati, Saṅghanusati, Saccakiriyagatha, Maṅgala Sutta, kemudian dilajutkan dengan Meditasi, dan Dahmmadesana disampaikan oleh YM. Bhikkhu Uggaseno menyampaikan tentang 4 Karakter Manusia:
  1. Manussa Peto
Manusia yang betingah laku seperti Peta atau hantu yang mengumbar nafsu kebencian, ego tidak mau kalah dengan orang lain, mudah tersinggung, pemarah, dan pendendam. Dalam Aṅgutara Nīkaya Sang Buddha memberikan perumpamaan terhadap mentalitas manusia: Yang pertama seperti luka yang menganga adalah orang yang tidak bisa dinasihati; yang kedua adalah seperti kilat adalah mereka yang tanggap terhadap situasi dan keadaan, tahu apa yang harus dikerjakan, mampu membawa dirinya dengan baik; dan perumpamaan yang ketiga adalah seperti berlian merupakan para siswa Sang Buddha yang telah membebaskan diri dari Kilesa mencapai tingkatan-tigkatan kesucian.
  1. Manussa Tirancano.
Manusia yang memiliki tingkah laku seperti binatang senantiasa mengumbar hawa nafsu, melakukan tindakan seksual terhadap orang yang tidak memiliki hubungan suami isrti.
  1. Manussa Manusso
Manusia yang seutuhnya memiliki prilaku moral yang sesuai dengan apa yang telah di ajarkan oleh Sang Buddha. Tidak mengumbar kebencian, kebodohan batin, sebab iya memiliki pengendalian diri.
  1. Manussa Devo
Mausia yang memiliki tingkah laku seperti Deva, akan tetapi lebih meningkatkan kualitas diri sampai menuju pada pemurnian batin.
Setelah penyampaian Dhmmadesana selesai, dilanjutkan dengan pembacaan Pattidana dengan tujuan untuk mengkondisikan berbuahnya kebajikan para makhluk-makhluk yang terlahir dialam menderita sehingga dapat terlahir dialam bahagia, denga kata lain dari hal ini adalah pelimpahan jasa.
Semoga berkoah Uposatha dan semua kebajikan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dan selalu maju dalam Dhamma
Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.
Oleh: Atthasilani Suddhikacārinī