Meninggalnya Tokoh Buddhis Nasional Romo Cornelis Wowor

 

Sabbe sankara anicca.

Turut bersamvegacitta atas meninggalnya Romo Cornelis Wowor Kamis, 01 Maret 2018 pukul 09.33 WIB, yang mana beliau adalah Tokoh Buddhis Nasional yang sangat dihormati oleh umat Buddha.

Romo Cornelis Wowor merupakan tokoh sejarah agama Buddha di Nusantara. Beliau lahir di Tomohon, 05 Desember 1948 di Sulawesi Utara. Beliau pernah menjadi Bhikkhu dari tahun 1972-1980 dengan nama Bhikkhu Aggabalo yang juga menjadi salah satu pendiri terbentuknya Sangha Theravada Indonesia.

Selepas menjalani kehidupan menjadi seorang Bhikkhu, Cornelis Wowor akhirnya menikah pada tanggal 2 Januari 1981 dengan Lila Dewi Limartha yang kemudian dikaruniai dengan 2 orang putra. Cornelis wowor juga meniti karier di Derektorat Urusan Agama Budha Departemen Agama RI sejak tahun 1986 sebagai staff. Pada tahun 1988 beliau menjabat sebagai kepala seksi perumusan bahan pada subdit penerangan agama Buddha. Pada 10 Juni 1991 menjabat sebagai PJS Kasubdit Penerangan Agama Buddha. Pada 16 Juni 1995 beliau menjabat sebagai Kasubdit Bina Sarana Agama Buddha. Pada 26 Agustus 1999 menjadi pejabat Pengganti Sementara Direktur Urusan Agama Buddha. Pada 16 Juni 1999 beliau menjadi Direktur Urusan Agama Budha.

Cornelis Wowor merupakan seorang penulis buku agama Buddha yang mana karyanya berjudul ‘Hukum Kamma Buddhis’ (2004) yang diterbitkan oleh CV Nitra Kencana Buana, beliau juga dikenal sebagai Penceramah Dhamma atau Dharmaduta. Di era kepemimpinannya sebagai Urusan Agama Buddha, beliau berhasil mendirikan Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa Batu, STAB Syailendra Kopeng Semarang, STAB Maha Prajna Jakarta, STAB Sriwijaya Tangerang Banten.

Selamat jalan Romo Cornelis Wowor. Semoga berkat jasa-jasa yang telah dilakukan semasa hidupnya dapat mengkondisikan beliau terlahir di alam yang berbahagia dan dapat merealisasi Kebebasan Agung (Nibbana).

Sadhu sadhu sadhu