Uposatha Bulan Gelap Ke-7 Musim Dingin

Kamis, 15/02/2018 Pukul 04:00 WIB diadakan peringatan hari Uposatha bulan gelap ke-7 musim dingin dilaksanakan di Dhammasala Lumbini Padepkan Dhammadipa Arama, yang dihadiri oleh Y.M. Khantidharo Mahathera, 43 samanera, 42 atthasilani, dan 1 silacarini. Hari Uposatha sudah bukan hal yang aneh bagi umat Buddha, biasanya Uposatha diperingati 2 kali dalam 1 bulan yakni bulan gelap dan bulan terang, bahkan bukan hanya umat Buddha saja yang memperingati hari Uposatha, tetapi ada sebagian umat Hindu dan suku Jawa yang juga memperingati hari Uposatha dengan berpuasa atau melakukan tradisi-tradisi tertentu.

Bagi umat Buddha sendiri hari Uposatha biasanya diperingati dengan melakukan Atthaṅgasila yakni menjalankan 8 peratutan moral yang biasa dijalankan oleh Atthasilani. Namun bagi seorang pabbajita seperti para Bhikkhu, Samanera, dan Atthasilani biasanya melakukan pengulangan sila atthaṅgasila (8 sila) bagi Atthasilani, Dassasila (10 sila) bagi Samanera dan Pattimokha sila bagi para Bhikkhu.

Tidak hanya mengulang sila tradisi seorang pabbajita pada saat hari Uposatha juga melakukan permohonan maaf atas pelanggaran yang disadari atau tidak disadari pernah dilakukan selama pelatihan dan bertekad untuk memperbaiki pelatihan yang dijalani. Pada pukul 09:00 diadakan puja bakti di Dhammasala Lumbini yang di hadiri oleh Bhikkhu Silanando,  34 Samanera, 37 Atthasilani, 4 Upasakkha, dan 4 Upasikkha, dilanjutkan dengan Dhammadesana oleh Bhikkhu Silanando tentang 4 kebahagiaan yang ingin dicapai oleh manusia di dunia yakni;

  1. Harta yang didapat dengan cara yang benar.
  2. Memiliki kedudukan tinggi.
  3. Usia panjang
  4. Setelah meninggal dapat terlahir di alam surga

Bhikkhu Silanando juga berpesan “ jangan hidup seperti telur yang bila mana di banting akan pecah kemana-mana namun hiduplah seperti bola kasti yang walaupun di banting akan tetap kuat dan semakin kuat, bangtingannya juga akan semakin melambungkan bola tersebut” sungguh ceramah dhamma yang luar biasa yang disampaikan pada malam peringatan hari Uposatha ini semoga apa yang disampaikan dapat dipraktikan dan berdampak positif bagi kehidupan sehari-hari

Oleh : Vivekacarini